Pendidikan

Laporan Keuangan

Table of Contents

Laporan Keuangan

Laporan Keuangan

Tatkala suatu periode tertentu telah berakhir (biasanya meliputi jangka waktu satu tahun yang dimulai 1 Januari sampai 31 Desember) maka pihak manajemen perusahaan akan mempertanggung jawabkan hasil “amanah” pihak pemilik sumber daya yang dikelolanya. Saran utama yang digunakan dalam pertanggung jawaban tersebut adalah laporan tahunan yang salah satu bagiannya berisi laporan keuangan. laporan keuangan ini, seperti yang dikatakan oleh Kieso dan Weygandt adalah “Memberikan suatu sejarah yang berkesinambungan yang di kuantitikasikan dalam satuan uang yang berkenaan dengan sumber daya ekonomi dan kewajiban dari suatu perusahaan bisnis dan aktifitas ekonomi yang mengubah sumber daya dan kewajiban”

Karena merupakan suatu sejarah, ia akan dijadikan sebagai bahan kajian untuk perbaikan masa depan dan sumber informasi yang penting dalam justifikasi keputusan ekonomis berikutnya sejalan dengan kebijaksanaan manajemen. Oleh karena itu, selayaknya setiap bagian dari laporan keuangan dicermati dan ditafsirkan dengan bijaksana oleh pengambilan kebijaksanaan sehingga kesinambungan hidup perusahaan dapat terjamin. Menurut Theodorus M.Tuanakotta pelaporan keuangan adalah. “Pengendalian informasi bagi pengambilan keputusan, laporan keuangan ditujukan terutama kepada pemegang saham, kreditor dan calon pemegang saham”.

Laporan keuangan yang paling sering disajikan adalah:
a. Neraca (balance sheet)
Neraca menggambarkan dari posisi keuangan perusahaan pada saat tertentu.
b. Laporan laba rugi (income statement)
Laporan laba rugi memberikan gambaran hasil usaha perusahaan pada periode tertentu.

Elemen-elemen neraca menurut Kieso dan Weygandt adalah “Harta adalah kemungkinan manfaat ekonomi masa depan yang diperoleh atau dikendalikan oleh suatu perusahaan sebagai hasil dari transaksitransaksi atau kejadian-kejadian yang lalu. Kewajiban adalah kemungkinan pengorbanan manfaat ekonomi dimasa depan yang berasal dari kewajiban sekarang dari suatu kesatuan tertentu untuk penyerahan barang dan jasa kepada kesatuan lain dimasa yang akan datang sebagai hasil dari transaksitransaksi atau kejadian yang lalu. Ekuitas adalah nilai sisa dari harta suatu kesatuan dikurangi kewajiban”

Sumber : https://www.anythingbutipod.com/