Pendidikan

Ketua LSM AGAMI Cirebon: Tindak Oknum Guru SMAN 1 Sumber

Ketua LSM AGAMI Cirebon: Tindak Oknum Guru SMAN 1 Sumber

Ketua LSM AGAMI Cirebon Tindak Oknum Guru SMAN 1 Sumber

Terkait dugaan oknum guru SMAN 1 Sumber Cirebon yang melakukan permainan perpindahan siswa dari sekolah lain yang ingin masuk ke SMA 1 Sumber kini menuai perhatian dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) AGAMI Kabupaten Cirebon.

Ketua LSM AGAMI Kusmin mengatakan, dirinya sangat menyayangkan terkait dugaan oknum guru

yang melakukan transaksi di dalam mobil demi memuluskan langkahnya untuk masuk menjadi siswa baru di SMAN 1 Sumber Kabupaten Cirebon.

“Ini akan membuat citra buruk bagi dunia pendidikan yang ada di Cirebon. Pasalnya, banyak dari kalangan masyarakat menginginkan hal yang sama, tetapi tidak mempunyai koneksi dan sesuatu yang dapat memuluskannya, akhirnya beberapa anak dari mereka tidak bisa masuk ke SMAN 1 Sumber ini,” kata Kusmin, Rabu (25/7/2018). Sementara itu, kata dia, untuk siswa yang orang tuanya menjadi pejabat begitu mudahnya  untuk masuk ke sekolah tersebut. Ini sudah menjadi suatu permasalahan yang harus segera diselesaikan agar jangan sampai citra pendidikan di Kabupaten Cirebon ini menjadi bobrok.

”Saya sangat menyayangkan adanya oknum guru yang diduga melakukan hal tersebut,

sehingga menjadi suatu citra buruk bagi dunia pendidikan di Kabupaten Cirebon. Makanya diharapkan kepada Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) harus segera bertindak terhadap SMAN 1 Sumber ini agar ke depan tidak terulang lagi hal yang sangat memalukan citra buruk bagi dunia pendidikan di Kabupaten Cirebon,” ujar dia.

Dikatakan Kusmin, dalam waktu dekat dirinya akan melayangkan surat kepada Disdik Provinsi Jabar untuk segera turun ke Cirebon agar dapat memberikan arahan kepada pihak SMAN 1 Sumber dan diberi teguran keras.

“Tetapi kalau tidak ada teguran maupun tindakan apapun dari pihak Disdik Jabar

, maka kami akan melayangkan surat ke instansi yang lebih tinggi karena permasalahan ini tidak boleh dianggap sebelah mata karena semua itu menyangkut masa depan generasi bangsa di kemudian hari melalui dunia pendidikan. Bagaimana generasi kita ke depan lebih maju kalau cara untuk masuk ke sekolahnya saja seperti ini,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan oknum guru SMAN 1 Sumber Cirebon diduga bertransaksi di dalam mobil guna memuluskan siswa pindahan dari sekolah lain agar masuk menjadi siswa di SMAN 1 Sumber.

Sementara anak dari masyarakat biasa bukan anak pejabat dan tidak mempunyai uang yang cukup sulit masuk ke SMAN 1 Sumber dengan alasan pihak sekolah mengatakan kalau tiap kelas itu sudah penuh dan hanya 36 siswa sesuai aturan.

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/