Curhat Huawei Soal Perang Dagang AS-China

Curhat Huawei Soal Perang Dagang AS-China

Curhat Huawei Soal Perang Dagang AS-China

Huawei menyebut perang dagang China-Amerika Serikat membuat situasi

perusahaan jadi sangat sulit. Kondisi ini memaksa mereka untuk terus menambah tenaga pada divisi penelitian dan pengembangan (litbang).

Penguatan bagian ini diperlukan agar perusahaan mereka tak lagi bergantung pada AS terkait teknologi cip dan hardware. Pasalnya, AS telah menutup akses Huawei pada jual beli perangkat hardware dari negeri itu.

“Ini adalah masa-masa yang berat buat perusahaan kami,” jelas Ken Qijian, VP Public Affairs & Communications Huawei Indonesia saat berbincang dengan CNNIndonesia.com, Rabu malam (11/12).
Lihat juga:China Larang Software Asing Disebut Buntut Perang Dagang

Ketika ditanya terkait perpanjangan izin yang diberikan pemerintah AS kepada Huawei

, Ken menjelaskan perpanjangan itu tak lantas membuat perusahaan mereka bisa kembali membeli perangkat keras dari AS.

Saat ini, Huawei memang masih bisa mendapat lisensi perangkat lunak seperti Microsoft Windows dan Android. Kedua software ini digunakan pada perangkat laptop dan smartphone perusahaan China itu. Tapi untuk membuat komputer, Huawei masih harus membeli cip dan penyimpanan dari perusahaan AS.

“Kami sudah tidak bisa membeli stok perangkat keras dari AS […] Selain itu kami

juga tak bisa terus bergantung dengan teknologi AS, karena sewaktu-waktu pasokan bisa diputus pemerintah AS,” lanjutnya.

Ken menuturkan saat ini hampir setengah dari total pegawai Huawei merupakan pekerja litbang.

 

Sumber :

https://balikpapanstore.id/heroes-evolved-apk/